Ini beda antara Yesus dengan tokoh agama lainnya ~ Landasan firman Tuhan untuk tema ini beda antara Yesus dengan tokoh agama lainnya diambil dari surat rasul Paulus kepada orang-orang kudus, orang-orang percaya, jemaat Tuhan yang di kota Filipi, yaitu dalam Filipi 2:8-11. Secara lengkap kebenaran firman Tuhan tersebut saya lampirkan di bawah ini. 8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. 9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!. Dalam hal ini, mempertanyakan bagaimana Yesus berbeda dari para pemimpin agama lainnya seolah mempertanyakan bagaimana matahari berbeda dari bintang-bintang lain di tata surya – karena pada prinsipnya adalah tidak ada bintang lain di tata surya kita selain matahari!
Dua, Yesus berbeda dengan para pemimpin agama lainnya yaitu dalam hal karakternya. Perbedaan penting lainnya antara Yesus dan para pemimpin agama lainnya ditemukan dalam sifat hakiki Kekristenan. Inti dari Kekristenan adalah Kristus, Dia yang telah disalibkan, dan telah dibangkitkan, telah naik ke Surga, dan akan datang kembali untuk yang kedua kali pada suatu hari nanti. Tanpa Kristus dan tanpa kebangkitan-Nya, maka tidak ada Kekristenan. Bandingkan hal ini dengan agama-agama besar lainnya. Hinduisme, misalnya, dapat berdiri atau hancur seluruhnya terlepas dari apakah "Swami/Guru besar" pendirinya masih hidup atau sudah mati. Demikian juga halnya dengan Budhisme. Bahkan Islam didasarkan pada perkataan dan ajaran Muhamad yang telah mati, bukan pada pernyataan bahwa ia telah hidup kembali dari kematian. Rasul Paulus dalam 1Korintus 15:13-19 mengatakan bahwa, jika Kristus tidak dibangkitkan dari antara orang mati, maka iman kita kosong dan kita masih ada dalam dosa-dosa kita! Klaim kebenaran iman Kristen didasarkan hanya pada Yesus Kristus yang sudah bangkit! Jika Yesus tidak bangkit dari kematian- dalam waktu dan ruang - maka tidak ada kebenaran Kristen apapun. Dalam seluruh Perjanjian Baru, para rasul dan para penginjil mendasarkan kebenaran Injil pada kebangkitan Kristus. 1 Korintus 15:13-19 13 Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. 14 Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. 15 Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta terhadap Allah, karena tentang Dia kami katakan, bahwa Ia telah membangkitkan Kristus--padahal Ia tidak membangkitkan-Nya, kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan. 16 Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. 17 Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. 18 Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus. 19 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Write komentar