Custom JavaScript Footer

Thursday, February 7, 2019

Kita Adalah Bau Harum Dari Kristus

Kita adalah bau harum dari Kristus ~ Landasan firman Tuhan untuk tema kita adalah bau harum dari Kristus, diambil dari 2 Korintus 2:12-17. Secara lengkap firman Tuhan tersebut saya lampirkan di bawah ini. 2:12 Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus, aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana. 2:13 Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia. 2:14 Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana. 2:15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa. 2:16 Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian? 2:17 Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya.

Ketika hidup kita semakin ditenggelamkan di dalam Roh Kudus, maka indera penciuman roh kitapun akan semakin peka. Banyak orang sudah mengalami hal ini. Di tempat-tempat tertentu kita bisa mencium bau kenajisan, tapi di saat penyembahan sedemikian indah, maka kita bisa mencium bau sorgawi yang harum. Ini adalah pengalaman roh yang luarbiasa. Tadinya kita hanya bisa membau secara jasmani dengan hidung kita, tapi oleh iman, kita bisa membau secara roh. Bau harum pengenalan akan Tuhan seringkali kita bisa rasakan saat kita berada di lingkungan yang positif serta dalam hadirat Tuhan. Sangat menyenangkan berada di antara orang-orang yang penuh rasa syukur. Mereka mengisi sebuah ruangan dengan sikap optimisme, rasa damai dan pikiran yang positif. Rasul Paulus mengatakan bahwa orang yang demikian seperti keharuman yang membangkitkan kesenangan di setiap sudut ruangan. Sebaliknya, orang yang bersungut-sungut menebarkan bebauan juga, tetapi tidaklah harum. Mereka membuat orang di sekitarnya menjadi muram, geram dan kesal. Kalau direnungkan, apa sebenarnya yang membuat orang mampu bersyukur? Mereka dapat mengingat berkat Allah pada masa lalu dan menyadari bahwa Allah masih tetap menyediakan hal-hal yang luar biasa bagi orang yang percaya kepada-Nya. Jangan beranggapan bahwa pribadi yang bersyukur itu buta terhadap kenyataan hidup yang sulit. Mereka pun tidak kebal terhadap persoalan. Tapi, pengharapan yang mereka miliki mengalihkan fokus dari kekecewaan dan sakit hati kepada karakter Allah. orang itu yakin cepat atau lambat Allah akan memberikan pemahaman, kekuatan, bahkan berkat yang diperlukannya. Bersama Roh Kudus pasti kita bisa menebarkan keharuman Kristus kepada orang-orang di sekeliling kita, sehingga bukan hanya kita saja yang bisa mencium keharuman Kristus pada diri orang lain, tetapi kita sendiri juga menebarkan bau harum Kristus tersebut. Saat indera penciuman roh kita semakin peka, maka kita akan semakin menjaga hidup kita senantiasa kudus supaya hidup kita semakin dilayakkan dan diperkenan di hadapan Tuhan. RENUNGAN. Jika kita TENGGELAM dalam Roh Kudus, INDRA PENCIUMAN ROH kita akan semakin PEKA. APLIKASI. 1. Bagaimana kepekaan indera penciuman roh Anda saat ini? 2. Menurut Anda, apa manfaat indera penciuman roh Anda semakin peka? 3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya indera penciuman roh Anda bisa semakin peka? DOA UNTUK HARI INI. “Allah Roh Kudus, berikan kepada kami kepekaan untuk mencium keharuman Kristus melalui indera penciuman roh kami. Kami rindu hidup kami bisa menjadi terang, garam, teladan dan berkat bagi sekeliling kami. Terimakasih Tuhan, kami percaya Engkau pasti akan memampukan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

No comments:
Write komentar