Dasar-dasar penyembahan yang benar menurut Alkitab ~Landasan firman Tuhan untuk tema dasar-dasar penyembahan yang benar menurut Alkitab, diambil dari Injil Yohanes 4:21-24. Kebenaran firman Tuhan tersebut saya lampirkan di bawah ini. 4:21 Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. 4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran”. Yohanes 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
“Siapa yang mengizinkan Vania menyanyikan ‘Amazing Grace’ di acara ini?” protes seorang panitia malam amal yang diadakan di gereja di kota kecil. “Vania dan menyanyi adalah kombinasi buruk, dan sejauh yang kutahu, ia tidak kompatibel dengan agama!” Beberapa orang yang dulu satu sekolah dengan Vania bergumam setuju. Mereka masih ingat insiden beberapa tahun lalu ketika gadis yang selalu tidur saat khotbah itu tertangkap basah menggunakan obat-obatan terlarang, dan orangtuanya terpaksa menyekolahkannya di kota lain. Namun, ketua tim panitia angkat bicara, “Aku yang memasukkan namanya. Beberapa hari yang lalu Vania kembali dan aku mengundangnya ke komsel. Nanti kalian lihat saja perubahannya.” Acara malam itu pun dimulai. Satu per satu penyumbang acara mempertunjukkan teknik permainan musik dan seni tarik suara yang tidak kalah dengan para profesional. Kemudian tibalah giliran Vania. Sejak ia mulai menyanyi, nada-nadanya banyak yang meleset. Fals menghiasi nyanyiannya. Anehnya, tak seorang pun melontarkan komentar negatif. Sesuatu yang berbeda terasa dari cara Vania bernyanyi. Seolah-olah ada suatu atmosfer suci yang kental dan semakin menenggelamkan mereka. Saat Vania selesai menyanyi, hampir setiap pasang mata telah basah. Tak lama, tepuk tangan dan sorak-sorai memuji Tuhan pun bergemuruh membanjiri ruangan. Tak seorang pun yang tak merasakan besar kasih yang mengalir keluar dari hati Vania kepada Tuhan. Ya, hanya hati yang dapat menyentuh hati. Saat kita datang ke Pondok Daud, masuklah dengan membawa hati kita. Sebab, terlebih dari seberapa baiknya kita menyanyikan lagu peyembahan, Tuhan menginginkan hati yang menyembah. Kesungguhan kita akan mengundang-Nya untuk bertakhta di atas pujian penyembahan kita. Dan saat Tuhan hadir, Dia akan bekerja dalam hati semua orang. Yang terluka dipulihkan; yang sedang lemah dikuatkan; dan yang berbeban berat menemukan kelegaan. RENUNGAN. PENYEMBAHAN bukan bicara tentang teknik, tetapi TENTANG HATI; bukan masalah nada yang pas, tetapi SIKAP HATI YANG TEPAT. APLIKASI. 1. Bagaimanakah sikap hati Anda saat menyanyikan lagu-lagu penyembahan selama ini? 2. Mengapa Tuhan lebih menilai hati Anda ketimbang suara Anda? 3. Bagaimana Anda dapat menjaga sikap hati Anda saat datang ke hadapan Tuhan? DOA UNTUK HARI INI. “Bapa, kami bersyukur sebab Engkau adalah Tuhan yang mencari hati, bukan suara yang merdu. Bentuk hati kami. Kami ingin memiliki hati yang menyembah, sehingga penyembahan kami boleh menjadi penyembahan yang berkenan dan merdu di telinga-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Write komentar