Penghiburan Dari Tuhan Bagi Umat Beriman ~ Landasan firman Tuhan untuk tema penghiburan dari Tuhan bagi umat beriman, diambil dari surat rasul Paulus kepada orang percaya, orang-orang kudus yang ada di kota Korintus. Demikian firman Tuhan : “Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah” – 2 Korintus 1:3-4. Semua orang di bawah kolong langit ini pernah mengalami dukacita. Dukacita itu dipicu oleh berbagai atau beragam musibah. Bisa karena bencana alam yang menyebabkan anggota keluarga menjadi korban. Bisa juga karena peperangan sehingga menyebabkan gugurnya salah seorang anggota keluarga. Bisa juga karena kecelakaan pesawat, kendaraan bermotor dan kapal/ perahu di lautan sehingga orang-orang yang dicintai meninggal dunia. Dan masih banyak musibah yang membuat anak-anak manusia di bawah matahari mengalami dukacita. Dalam musim-musim seperti dikemukakan di atas, yang sangat dibutuhkan ialah dukungan muril dari keluarga, sandak saudara dan handaitaulan serta kerabat lainnya. Dengan kata lain, manusia membutuhkan penghiburan.
Puji-pujian kepada Allah banyak diungkapkan orang percaya, apalagi disaat sedang dalam suasana sukacita. Tapi apa yang kita dapati dalam bagian Alkitab ini agak berbeda, justru rasul Paulus memuji Tuhan karena mengalami penghiburan Allah, ketika berada dalam penderitaan atau persoalan kehidupan. Ada ungkapan klasik yang sering kita dengar 'orang sabar disayang Tuhan'. Ungkapan ini adalah sebuah penghiburan yang mengandung arti supaya orang percaya tidak berputus asa atau hilang harapan dalam menghadapi penderitaan, melainkan harus tetap beriman serta memiliki pengharapan yang tetap kepada Tuhan, dalam menghadapi berbagai penderitaan atau kesengsaraan. Di dalam kesengsaraan atau penderitaan, ada penghiburan dan pengharapan serta keteguhan iman kepada Tuhan Yesus yang telah menderita sengsara bagi umat manusia. Pengalaman dihiburkan Allah, membuat kita bergantung sepenuhnya kepada Allah, bahkan mengimani bahwa Allah adalah sumber penghiburan kita. Penghiburan dari Allah, itulah yang memberi kekuatan bagi kita untuk menghibur sesama orang beriman dalam menghadapi berbagai penderitaan. Penghiburan dari Allah menyebabkan kemajuan dalam iman, hidup dalam pertobatan dan berperilaku menurut kehendak Allah. Kitapun sebagai keluarga Kristen terajak untuk selalu memuji Tuhan walaupun ada dalam berbagai penderitaan. Penderitaan dapat kita alami seperti gagal dalam bidang pertanian, peternakan, kelautan, perdagangan, tidak sepaham dalam pelayanan, kehilangan orang yang kita kasihi, belum berhasil dalam studi. Semua hal itu dikatakan penderitaan, karena tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan dan firman Tuhan ini menghibur kita, bahwa kita mempunyai Allah yang selalu menolong dan menghibur kita dalam segala penderitaan. Marilah sebagai keluarga Kristen, kita memiliki sikap sehati, seperasaan serta sepenanggungan dalam menghadapi berbagai penderitaan atau pergumulan, tantangan serta godaan yang dapat mengganggu kehidupan beriman kita, termasuk keutuhan keluarga kita. Kita diajar untuk memiliki sikap hidup yang sabar dalam menghadapi berbagai pergumulan di tengah keluarga, seberat apapun penderitaan itu. Kita harus terus melatih diri menjadi pribadi yang selalu sabar satu terhadap yang lain, tidak saling menyakiti dan hendaknya saling menguatkan serta menghibur, dalam kasih kepada Tuhan Yesus yang adalah sumber penghiburan. “Kekuatan serta penghiburan Diberikan Tuhan padaku” “Tiap hari aku dibimbing-Nya Tiap jam dihibur hatiku” “Dan sesuai dengan hikmat Tuhan Ku diberikan apa yang perlu” “Suka dan duka bergantian Memperkuat imanku”.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Write komentar