Tuhan memelihara kita di tengah krisis ~ Landasan firman Tuhan untuk tema Tuhan memelihara kita di tengah krisis, diambil dari kitab Ester. Demikianlah firman Tuhan : “…karena pada hari-hari itulah orang Yahudi mendapat keamanan terhadap musuhnya dan dalam bulan itulah dukacita mereka berubah menjadi sukacita dan hari perkabungan menjadi hari gembira, dan supaya menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita dan hari untuk antar-mengantar makanan dan untuk bersedekah kepada orang-orang miskin” – Ester 9:22. Tuhan memelihara kita di tengah krisis bukanlah sekedar kata-kata pemanis bibir. Pula bukan sekedar bahasa sorga tanpa dasar yang kokoh. Pernyataan bahwa Tuhan memelihara kita di tengah krisis merupakan pernyataan yang benar dan patut diimani serta diamine oleh kita semua. Pertanyaan penting yang harus diajukan untuk direnungkan ialah : mengapa Tuhan bisa memelihara kita di tengah krisis? Ada beberapa alasan kuat yang memastikan bahwa Tuhan memelihara kita di tengah krisis, yaitu : Satu, Allah berkuasa atas krisis hidup kita Krisis adalah kondisi yang tidak stabil. Banyak orang yang tidak siap untuk mengalami dan menghadapi krisis. Itu sebabnya banyak orang yang putus asa, menyerah dan tidak sedikit yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Sebagai orang berimana, kita juga mengalami krisis sama seperti orang-orang yang tidak beriman kepada Tuhan Yesus Kristus. Namun yang membedakan kita dengan mereka yang tidak beriman kepada Tuhan Yesus Kristus ialah kita tahu bahwa Allah berkuasa atas krisis hidup kita. Berdasarkan pengetahuan tersebut, maka kita bisa kuat untuk menghadapi krisis dan keluar sebagai orang-orang yang lebih dari pemenang. Oleh karena itu, dengan iman kita percaya diri bahwa Tuhan memelihara kita di tengah krisis karena Allah kita adalah Allah yang berkuasa atas krisis. Dua, Allah mengasihi kita umat-Nya Kita adalah umat pilihan Allah dan biji mata serta kesayangan Allah. Bukti bahwa Allah mengasihi kita ialah Dia mengutus Anak Tunggal-Nya Tuhan Yesus Kristus ke dalam dunia. Dalam Injil Yohanes 3:16, firman Tuhan menegaskan demikian : “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Firman Tuhan di atas jelas menegaskan bahwa kita yang percaya tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Dengan demikian, kita yang telah beriman kepada Tuhan Yesus Kristus pasti dipelihara oleh Allah dan tidak akan dihancurkan oleh krisis apapun juga. Oleh sebab itu, kita tidak boleh mengeluh dengan kondisi sulit yang terjadi, apalagi menyalahkan orang lain, tetapi terus mempercayai Tuhan yang penuh kasih, setia dan pemelihara hidup kita bahwa Allah berkuasa dan mengendalian segala sesuatu. Dia mengasihi kita dengan kasih yang sempurna dan dengan demikian kita dijamin untuk tetap aman di tengah krisis. Kita harus mau terus dibaharui dengan belajar dan diajar oleh firman Tuhan dan oleh orang-orang yang dapat dipercaya sehingga kita menjadi orang-orang cocok dengan kebutuhan Tuhan pada saat ini. Kita harus terus mengerjakan yang benar dan baik sekalipun tidak memperoleh penghargaan apapun karena hal itu akan menjadikan kita terampil supaya pada waktunya Tuhan dapat mengandalkan kita untuk tujuan-tujuan yang mulia. Kita harus rela melepaskan kepentingan-kepentingan pribadi kita demi kepentingan Tuhan dan kepentingan orang lain yang mungkin akan menyita kenyamanan dan kesenangan kita. Kita harus menggunakan kesempatan, jabatan dan posisi yang Tuhan ijinkan kita nikmati untuk keselamatan dan kesejahteraan orang banyak karena dengan begitu Tuhan dimuliakan dan orang dituntun kepada pengenalan akan Tuhan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Write komentar