Ini yang perlu diperhatikan saat Natal ~ Pandemi Covid-19 telah menghantam Tanah Air sekira sembilan bulan terakhir. Atas hantaman virus yang kali pertama ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok tersebut, perbagai aktivitas dilakukan dengan ketat menerapkan protokol kesehatan. Menjelang perayaan Hari Natal 2020, perlu diketahui hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan ibadah, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Guardian, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan: 1. Pertimbangkan diri sebelum Natal. Berpikirlah secara fleksibel, terlebih bagi kelompok berisiko tinggi. Hindari makan bersama, karena makan bersama saat merayakan Natal pasti melepas masker wajah dan duduk berdekatan sambil mengobrol untuk waktu yang lama, semua aktivitas tersebut sebaiknya dihindari. 2. Isolasi sebelum Natal. Jika sedang sakit, sebaiknya tinggal di rumah, namun untuk mengurangi risiko penularan virus Corona tanpa gejala, pertimbangkan karantina mandiri menjelang Natal.
3. Hindari membuat acara meski sederhana. Hanya karena tak banyak orang yang datang dalam acara Natal sederhana yang tidak membuat acara seperti itu aman, terutama jika tinggal di rumah yang kecil. Semakin banyak orang yang masuk ke dalam rumah, semakin tinggi kemungkinan yang tanpa disadari membawa virus dan semakin sulit untuk menjaga jarak sosial. 4. Amankan rumah. Ada banyak cara untuk mengurangi risiko penularan di dalam ruangan, termasuk mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh, memakai masker, menjaga jarak 2 meter dari orang lain, dan menggunakan kamar mandi terpisah. 5. Pelajari bagaimana mengatakan tidak dengan sopan. Mungkin sulit untuk mendorong orang yang Anda cintai jika mereka mendekati Anda untuk kontak langsung seperti berpelukan atau mengundang Anda ke dalam ruangan. Untuk menghindari kesan kasar, Anda dapat memikirkan situasi yang berpotensi membuat canggung dan mencoba untuk mendahului mereka. "Cobalah untuk membingkai ucapan 'tidak' Anda sebagai tawaran, bukan sebagai penolakan," kata Reicher. “Jadi, jangan katakan, 'jangan mendekatiku', melainkan 'haruskah aku menjaga jarak agar aku tidak menginfeksimu?',” katanya menambahkan. 6. Tata meja. Jika Anda memiliki ruang dan furnitur yang tersedia, pertimbangkan penataan meja berbentuk U atau bahkan meja terpisah untuk rumah tangga yang berbeda. Hindari menyentuh hal-hal yang pernah disentuh orang lain, termasuk hidangan makanan bersama. Idealnya, para tamu harus membawa barang pecah belah dan peralatan makan mereka sendiri, dan membawanya saat mereka pergi. 7. Mengatur waktu. Jumlah waktu yang Anda habiskan di dalam ruangan berpengaruh pada penumpukan virus di udara. Dari perspektif pelacakan kontak, 15 menit duduk dalam jarak 2 meter dari seseorang di dalam ruangan merupakan definisi kontak dekat. Oleh karena itu, kunjungan yang lebih singkat lebih baik daripada kunjungan yang lebih lama.
No comments:
Write komentar