Custom JavaScript Footer

Friday, January 18, 2019

SORGA ADALAH SUATU TEMPAT Part 3

Sorga adalah suatu tempat ~Banyak orang dari berbagai agama di dunia ini yang percaya akan adanya surga dan kehidupan setelah kematian. Namun sebagian orang tidak mempercayainya, contohnya adalah para ateis. Dalam pandangan Kristen ajaran tentang surga sangat penting. Surga banyak dibahas di Alkitab, khususnya dalam Perjanjian Baru. Dan surga akan menjadi tujuan akhir dari hidup orang percaya. Surga ini disebut juga sebagai kehidupan kekal, yang terutama banyak ditemukan di dalam Injil Yohanes (Yohanes 3:15-16). Dan mereka yang masuk surga disebut juga sebagai orang-orang yang diselamatkan (Roma 10:9-10). Karena ajaran tentang surga merupakan suatu hal yang sangat penting di Alkitab, dan menjadi tujuan akhir hidup kita sebagai orang Kristen, maka sangatlah perlu bagi kita untuk mempelajarinya. Ada banyak hal yang bisa kita orang kristen pelajari dari ajaran tentang surga. Di sini akan dicantumkan 10 fakta penting perihal surga yang dapat membantu kita untuk lebih memahami konsep surga dalam pandangan Kristen. Fakta-fakta apa sajakah yang perlu kita ketahui seputar surga menurut pandangan Kristen? Berikut ini 10 fakta penting tentang surga menurut pandangan Kristen, sebagaimana dicatat di Alkitab dan dalam tradisi Yahudi. 3. KONSEP FIRDAUS DI ZAMAN INTERTESTAMENTAL SELARAS DENGAN PANDANGAN PERJANJIAN BARU TENTANG SURGA. Fakta ketiga tentang surga menurut pandangan Kristen adalah bahwa konsep firdaus dalam zaman intertestamental selaras dengan konsep surga di Alkitab Perjanjian Baru.

Konsep orang Yahudi tentang firdaus sebagai tempat orang percaya yang telah mati berkembang dalam Perjanjian Baru. Rasul Yohanes di dalam kitab Wahyu menyamakan firdaus dengan sorga atau kehidupan kekal. “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.” (Wahyu 2:7) 4. SURGA AKAN DIALAMI SECARA SEMPURNA SETELAH KEBANGKITAN DAN PENGADILAN. Fakta keempat tentang surga menurut pandangan Kristen adalah bahwa surga akan dialami setelah kebangkitan dan pengadilan. Dalam tradisi Yahudi, ketika seseorang meninggal, maka ia akan dibawa ke suatu tempat khusus, yang dalam bahasa Ibrani disebut syeol (bahasa Yunani: hades) atau dunia orang mati. Di syeol itu tempatnya terbagi dua: satu untuk orang percaya dan satu lagi untuk orang yang tidak percaya. Orang yang ada di syeol sudah ditentukan nasib akhirnya, apakah ia masuk sorga atau neraka, karena di syeol tempat mereka pun sudah berbeda. Artinya, orang mati sebenarnya tidak langsung dibawa ke sorga atau ke neraka. Sebab ia masih akan dibangkitkan dari kematian atau syeol. Namun di syeol setiap orang sudah bisa “mencicipi” nasib akhir mereka, yakni api neraka atau kebahagiaan sorga. Konsep orang Yahudi ini didukung oleh Perjanjian Baru. Hal ini misalnya tampak dari Wahyu 6:9-11. “Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: “Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?” Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.” Orang-orang percaya (para martir) yang telah mati dalam ayat di atas belum berada di sorga, karena mereka masih perlu “beristirahat”. Setelah mereka selesai “beristirahat” dan jumlah martir telah genap, barulah mereka dibangkitkan dan masuk ke sorga.

No comments:
Write komentar