Custom JavaScript Footer

Friday, February 8, 2019

Memperhatikan Kepentingan Orang Lain Juga

Memperhatikan kepentingan orang lain juga ~ Landasan firman Tuhan untuk tema memperhatikan kepentingan orang lain, diambil dari tulisan rasul Paulus kepada jemaat Tuhan atau orang Kristen yang ada di kota Filipi. Demikian firman Tuhan : “Dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga” – Filipi 2:4. Sebelum kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita secara pribadi, secara natural kita hidup selalu mementingkan diri sendiri. Kita terlalu egois sehingga kita bisa berfungsi secara efektif, efisien dan maksimal. Tetapi setelah kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat seara pribadi, maka hidup kita mengalami perubahan. Yang tadinya kita egois, sekarang menjadi pribadi yang selalu memikirkan hidup orang lain. Awalnya kita hidup hanya fokus kepada diri sendiri sekarang kita berfokus kepada sesama kita. Yang sebelumnya kita hanya memenuhi kebutuhan kita sendiri dan kelompok kita, sekarang kita bisa berbagi berkat dengan orang lain.

Rasul Paulus menulis firman Tuhan demikian : “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” – 2 Korintus 5:17. Pada sebuah acara seminar yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta, sang motivator memberikan balon pada masing-masing peserta untuk kemudian menulis nama masing-masing di balon dan memasukkannya keruangan lain. Setelah itu semua peserta disuruh masuk keruangan itu dan diminta untuk menemukan balon dengan nama mereka sendiri. Semua orang panik, mereka bertabrakan dan berebutan dengan orang sekitarnya sehingga terjadi kekacauan. Setelah waktu yang ditetapkan usai, hanya beberapa orang yang berhasil menemukan balon mereka sendiri. Kemudian sang motivator meminta kepada peserta untuk mengambil balon secara acak dan memberikannya pada orang yang namanya tertulis di balon. Dan akhirnya dalam beberapa menit semua orang sudah punya balon dengan nama mereka sendiri. Kepentingan orang lain akan menjadi sesuatu yang penting buat kita, jika kita menganggap mereka penting dalam hidup kita. Kita harus menyadari bahwa hidup kita tidak hanya tentang diri sendiri dan pencapaian pribadi, karena Allah juga menugaskan kita untuk memberi diri melayani orang lain. Ia ingin agar kita membangun hubungan yang dilandasi kasih Allah, Ia ingin agar kita tidak hanya fokus pada kepentingan sendiri, dan menggunakan sebaik-baiknya setiap aktivitas yang berhubungan dengan orang lain. Seperti saling membantu dan memberi pertolongan, saling menguatkan dan meringankan beban, dan saling mengingatkan jika melakukan kesalahan. Allah menciptakan kita sebagai makhluk sosial, yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Tentu Allah punya alasan mengapa menghadirkan kita di dalam sebuah keluarga, pekerjaan, dan komunitas kita saat ini. Terlalu fokus pada tujuan memang seringkali membuat kita mengabaikan orang lain bahkan mengorbankan mereka. Namun kita harus selalu ingat bahwa kita adalah warga kerajaan Allah, yang tidak dapat mengabaikan sesama sebagai bagian dari keluarga kita. Kita telah lebih dulu diperhatikan Allah dengan penuh kasih sebagai anak-anak-Nya, maka kita wajib memperhatikan orang lain dengan kasih yang sama sebagai saudara kita. “Dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga” – Filipi 2:4

No comments:
Write komentar