Percayalah Tuhan tidak pernah ingkar janji ~ Landasan firman Tuhan untuk tema percayalah Tuhan tidak pernah ingkar janji, diambil dari kitab Mazmur. Penulis kitab Mazmur dalam pimpinan Roh Kudus, menulis demikian : “Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah” – Mazmur 89:34. Makna Firman Tuhan dalam Mazmur 89:34 Firman Tuhan di atas, diucapkan oleh Allah secara langsung. Hal ini jelas ditegaskan dalam frase “Aku”. Ini merupakan kata orang pertama tunggal, artinya itu adalah Tuhan sendiri yang berbicara. Selanjutnya, frase “tidak akan melanggar perjanjian-Ku”, maknanya bahwa Allah secara pribadi memiliki komitmen yang kuat dan setia kepada janji-Nya. Dia tegaskan bahwa Allah tidak akan pernah melanggar, mengkhianati dan mengingkari janji-Nya. Lebih lanjut dikatakan dalam frase “dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah”, artinya sekali Tuhan mengatakan dan mendeklarasikan janji-Nya, maka hal itu tidak akan pernah berubah. Inilah yang menguatkan dan menghibur kita bahwa Allah dan janji-Nya dapat kita percayai.
Tuhan adalah Pribadi yang hidup, berkuasa dan dapat diandalkan. Sebagai Pribadi yang hidup dan berkuasa, Tuhan memberikan banyak janji di dalam Alkitab. Janji-janji Tuhan bisa kita pegang dan percayai. Mengapa? Karena Tuhan tidak pernah mengingkari apa yang dikatakan-Nya. Sekali Tuhan berjanji, maka Dia pasti menepati janji-Nya kepada kita. Ketika Tuhan berfirman atas sesuatu, Firman-Nya kekal untuk selama-lamanya. ALKITAB adalah buku tentang ribuan janji Tuhan kepada manusia. Antara lain, janji mengenai kesembuhan, kesehatan, hidup yang berkemenangan, hidup dalam berkat yang melimpah, umur panjang, jaminan untuk masuk ke dalam Sorga, penyertaan Tuhan, kuasa dan mujizat, kuasa dari perkataan, dan masih banyak lagi. Yang jadi masalah adalah banyak anak Tuhan yang tidak tahu janji-janji itu. Itu sebabnya, iblis menipu banyak anak Tuhan. Hari ini bukalah kembali Alkitab kita. Cari janji-janji Tuhan untuk kehidupan kita, renungkan ayat-ayat itu, dan mulai perkatakan janji itu dengan iman. Jangan biarkan iblis lebih lama lagi menipu hidup kita. Katakan, “Saya tahu saya diberkati karena Yesus sudah menanggung kutuk kemiskinan saya di atas kayu salib”. “Saya percaya tubuh saya sehat karena bilur-bilur darah Yesus telah menyembuhkan saya”. “Saya percaya, saya telah ditebus oleh darah Yesus dan hari ini saya layak menerima kebaikan dan kemurahan TUHAN”.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Write komentar