Custom JavaScript Footer

Monday, October 18, 2021

Bebas Dari Belenggu Dosa Part 2

Bebas dari belenggu dosa ~ Apakah sesungguhnya dosa itu? Apakah dosa itu hanya sebuah ilusi, penyakit, atau hanya suatu kelemahan saja? Alkitab memiliki jawaban yang yang tepat tentang dosa, karena Alkitab memberitahu kepada kita asal-muasal dosa dan manusia. Alkitab menggunakan beberapa kata untuk menjelaskan mengenai dosa. Memahami tentang dosa Dosa merupakan satu kata negative yang sering muncul di dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Dosa merupakan sebuah masalah besar bagi hidup manusia. Dosa membuat manusia tidak berdaya dan tidak bisa menyelesaikan masalah dosa. 3. Dosa mengakibatkan kematian Rohani (Kejadian 2:17) Keadaan semua orang yang dilahirkan, dikuasai oleh sifat dosa, yang merupakan bagian dari upah dosa (Maz. 51:7). Hal itu mencerminkan kematian rohani seseorang yang adalah perpisahan dari Allah. Persekutuan yang seharusnya bisa kita nikmati bersama Allah dipatahkan, hal itu digambarkan waktu Adam menyembunyikan diri dari Allah (Kej 3:10).

4. Dosa mengakibatkan kematian kekal (Wahyu 20:14-15) Kematian kekal adalah kematian yang final. Kejadian itu merupakan perpisahan permanen dengan Allah. Namun, kematian yang ke-dua ini bukanlah pembasmian. Kematian ke-dua adalah penderitaan, penyiksaan dan kengerian yang tiada akhir.Tempat ini disediakan bagi iblis dan pengikut-pengikutnya, yakni manusia yang menolak percaya kepada Yesus Kristus (Matius 8:12, 25:46). Iblis berhasil menarik manusia ke dalam hukuman ini. Semua manusia telah berdosa dan pasti dihukum di Neraka bersama setan. Jalan Keluar Dari Dosa Dosa adalah kekejian bagi Allah.Dosa adalah penghinaan terhadap kekudusan Allah. Itulah mengapa Allah sangat membenci dosa.Dosa sangat bertolak belakang dengan kodrat Allah (Yes. 6:3; I Yoh. 1:5). Dosa telah membuat Allah murka. Dosa begitu luar biasa jahatnya sampai tidak ada obatnya. Orang berdosa tidak dapat memperbaiki keadaan mereka (Yer. 13:23). Bagaimana caranya keluar dari kengerian dosa? Bagaimanakah cara agar manusia babas dari dosa? Berbuat baikkah? Beramalkah? Atau rajin beribadah? Tidak. Semua itu tidak akan menyelamatkan manusia dari dosa dan hukumannya. Salib adalah jalan ke luarnya. Di kayu saliblah dosa diselesaikan. Salib membuktikan kebesaran kasih Allah dan betapa mengerikan dosa itu. Dosa kita telah menancapkan Yesus di atas kayu salib. Dosa kita telah menyebabkan seorang yang tak bersalah disiksa dan dibunuh. Dan oleh karena kasih-Nya yang amat sangat besar Ia dengan rela mau menjalani hukuman mati disalibkan. Karena kasih-Nya Yesus berkorban dijatuhi hukuman mati menggantikan kita. Seharusnyalah manusia yang mati dan dihukum di neraka, namun Yesus memilih menggantikan kita. Bagaimana Caranya Agar Kita Selamat? 1. Betobat (Kisah 3:19; Yes. 45:22; Kisah 17:30; Kisah 20:21) Tanpa pertobatan tidak mungkin ada pengampunan dosa. Bertobat artinya “berpaling dari durhakamu” (Yehez. 18:30). Hal ini berarti “mengakui” dan “meninggalkan” pelanggaran anda (Ams. 28:13), dan “membenci” dosa serta “menentangnya” (II Kor. 7:10-11). 2. Percaya (Kisah 16:21; Yoh.3:16,18) Bertobat dari dosa-dosa dan percaya kepada Tuhan Yesus berjalan seiring dan tidak dapat dipisahkan. Jika pertobatan khusus berbicara tentang sikap hati berbalik dari dosa dan diri sendiri, percaya menekankan kepada siapa hati kita terarah (Roma 10:9). Kita tidak bisa bertobat tanpa percaya kepada Yesus Kristus, atau percaya tanpa bertobat dari dosa-dosa kita. Hal ini tidak membawa kepada keselamatan. Bertobat dan percaya adalah iman yang membawa kepada keselamatan yang kekal (Ef. 2:8-9). Bertobat dan percaya kepada Yesus Kristus bukan perbuatan, melainkan sikap hati yang terjadi sesaat atau seketika (bukan proses) ketika kita mendengarkan injil (I Kor. 15:2; Rom. 10:17). Ini adalah respon kita akan anugerah keselamatan yang telah Yesus sediakan dengan jalan mati disalibkan. Yesus sudah mengampuni semua dosa kita di atas kayu salib. Kuasa dosa telah dipatahkan. Anugrah keselamatan telah tersedia di dalam Yesus Kristus. Oleh sebab itu, bertobatlah dan percayalah kepada Yesus Kristus dan engkau pasti diselamatkan. Ketika kita menerima anugerah keselamatan melalui Yesus Kristus, kita yang berdosa akan dibenarkan dan dikuduskan bagi Kristus. Kita diampuni dari semua dosa-dosa dan disucikan seputih salju (Yesaya 1:18).

No comments:
Write komentar