Custom JavaScript Footer

Thursday, February 7, 2019

Bagaimana Kita Bisa Mengalahkan Kejahatan Dalam Hidup?

Bagaimana kita bisa mengalahkan kejahatan dalam hidup? ~ Kebaikan secara sederhana dapat kita artikan sebagai sebuah perbuatan baik untuk menolong orang lain mendapatkan apa yang orang tersebut perlukan baik untuk kebutuhan jasmani, rohani dan jiwa. Dan hal tersebutlah yang diperbuat oleh Tuhan Yesus semasa hidupnya di dunia ini, yaitu melakukan kebaikan saja dan bukan kejahatan! Pada Lukas 4 ayat 18-19 Tuhan Yesus mengungkapkan misi-Nya didalam rumah ibadat di Nazaret dengan membaca bagian dari kita nabi Yesaya yang berbunyi sebagai berikut: “18) Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku 19) Untuk memberitahukan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang –orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”( Lukas 4:18-19) Pakailah perkataan Kristus yang membangun. Dari firman yang disampaikan di atas, kita dapat memahami bahwa kebaikan yang kita lakukan dapat berdampak seperti membantu orang buta menemukan penglihatan, orang tuli mendapatkan pendengarannya, orang lumpuh menemukan langkahnya bahkan orang mati menemukan kehidupan didalam Kristus. Ya, kita dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa salah satu ciri dari orang baik adalah lebih mengutamakan kepentingan orang lain dari pada diri sendiri dan memberikan dan mengucapkan kata-kata penghiburan dan pengharapan bagi orang-orang yang tidak beruntung, dan bukan sebaliknya.

Dari ucapan kita lah, orang lain bisa menilai siapa diri kita. Sebagai contoh, jika kita sering berkata kasar dan jorok, maka orang lain bisa menilai kita sebagai orang yang tidak berpendidikan. Apabila kita sering marah-marah, maka orang lain akan menilai kita sebagai pribadi yang tidak sabaran. Pernah terdapat seseorang yang berkata kepada saya : “Ucapan saya memang kasar, jorok dan saya juga suka marah-marah tetapi sesungguhnya hati saya ini lembut dan sabar”. Ya, memang benar kita tidak bisa menilai seseorang dari luar saja, tetapi Firman Tuhan dengan jelas berkata dalam Amsal 4 ayat 23: “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” Ya, ayat tersebut mengingatkan dengan jelas bahwa apa yang ada dan tersimpan didalam hati manusia, pasti akan terpancar keluar. Sebagai anak anak Tuhan, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana seharusnya kita berbicara dan bersikap, dan setiap kali kita mulai merasa menyimpang dari Firman dan kehendakNya, look at the crown! Ingatlah bahwa terdapat mahkota kerajaan di atas kepala kita, sebab kita adalah anak anakNya. Oleh karenanya kita harus belajar menyadari bagaimana selayaknya kita hidup sebagai anak anak kerajaan Allah! Apakah pantas jika kita masih berbicara yang tidak baik? Tentu saja tidak. Saya pribadi memiliki sebuah mahkota yang sengaja saya beli dan saya letakan di meja belajar saya. Selain itu, saya juga memiliki sebuah gelang dan gantungan kunci yang berbentuk mahkota serta bertuliskan PRINCESS. Hal tersebut saya lakukan agar saya selalu diingatkan mengenai kebenaran tersebut, bahwa saya, di dalam Kristus Yesus, telah diangkat menjadi anakNya (Efesus 1: 5), dan telah dipindahkan kedalam kerajaan Anak-Nya yang terkasih (Kolose 1: 13). Ya, saya adalah puteri kerajaan sorga, dan saya harus hidup sesuai dengan “aturan kerajaan”. Apa maksudnya? Maksudnya adalah saya tidak dapat lagi hidup menurut cara hidup dunia ini, tetapi sebaliknya oleh kasih karunia dan penyertaanNya saya dimampukan untuk terus menjaga sikap dan karakter saya agar sesuai dengan aturan kerajaan sorga. Teman-teman terkasih, mulai sekarang, mari kita sama-sama belajar untuk berubah dan memperbaiki cara hidup kita! Mari dengan tekun kita membaca firmanNya dan berdoa meminta pertolongan dari Roh Kudus agar kita terus dimampukan untuk melakukannya. Karena betapa sangat pentingnya bagi setiap kita anak anakNya untuk memiliki sikap hati yang benar; Dan sesuai dengan kebenaran firmanNya, di dalam hati yang benar pasti akan terpancar kehidupan yang benar juga, yang menjadi berkat untuk sesama. Salah satu perwujudan dari kebaikan dapat kita mulai dari ucapan kita, karena dari perkataan dan ucapan, kita dapat bersaksi dan membawa jiwa untuk datang kepada pengenalan akan Tuhan. Selain itu, kebaikan juga dapat kita lakukan melalui tindakan membantu teman yang sedang kesulitan atau juga dengan memaafkan orang yang berbuat salah kepada kita bukan? Karena ingat, Tuhan kita adalah Tuhan yang pemaaf, panjang sabar, dan lemah lembut. Ya, Tuhan Yesus tidak saja sudah memaafkan kita, tetapi juga sudah menebus semua dosa-dosa dan pelanggaran yang telah kita lakukan melalui karya pengorbananNya di kayu salib. Oleh karenanya mengapa kita tidak mau memaafkan orang yang bersalah kepada kita?! Oleh sebab itu, apa yang menjadi Misi dari Tuhan Yesus adalah hal yang harus juga kita lakukan, dan apa yang menjadi perintahNya adalah hal yang harus kita taati. Kita sebagai anak Tuhan memang sudah seharusnya berbeda dari dunia ini, maka dari itu tetaplah menjadi dampak dan terang dimanapun kita berada, dan kalahkan kejahatan dengan kebaikan!

No comments:
Write komentar